Kamis, 31 Mei 2012

7 Tipe Postingan Kisah yang Bisa Anda Tampilkan di Blog Anda

Sungguh aneh tapi nyata tak’kan terlupa…
Kisah kasih disekolah… Dengan si dia
Tiada masa paling indah… Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah… Kisah-kasih di sekolah

Anda mungkin ingat lirik di atas. Ya, itu adalah penggalan lirik lagu Kisah Kasih di Sekolah karya Obbie Mesakh yang menjadi hits di tahun 1989. Saya waktu itu kelas 5 SD dan sampai sekarang masih mengingatnya. Mengapa lirik lagu itu mudah diingat? Menurut saya, ini karena berupa kisah seputar masa-masa berpacaran di sekolah yang mungkin saja di alami banyak orang.
Poinnya adalah suatu kisah akan banyak diingat orang. Lalu, apa hubungannya dengan ngeblog? Tentu saja kita bisa membuat postingan bertipe kisah. Apa saja itu? Di bawah ini adalah 7 tipe kisah yang bisa Anda buat dan tampilkan di blog Anda.
1. Kisah sukses diri sendiri
Anda bisa membuat postingan mengenai kisah sukses sendiri dalam ngeblog. Ini berisi bagaimana Anda mencapai sesuatu. Misalnya, kisah sukes Anda menaikkan Alexa dari 10 jutaan menjadi 400 ribu dalam 2 bulan. Selain unik, postingan ini akan memberi inspirasi dan wawasan kepada pembaca yang sedang berupaya menaikkan alexa blognya.
2. Kisah kegagalan diri sendiri
Secara alami, manusia akan lebih menyukai menceritakan kisah suksesnya dibanding kisah gagalnya. Padahal, kisah kegagalan seseorang merupakan contoh nyata sehingga orang lain tidak mengalami kegagalan serupa.
Misalnya, Anda bercerita mengenai dibanned-nya akun Google Adsense. Nah, orang yang membacanya akan tahu hal-hal apa saja yang Anda lakukan sehingga akun Anda dibanned. Dengan demikian, ia tidak akan melakukan cara-cara tersebut.
3. Kisah orang lain
Seperti kisah diri sendiri, kisah orang lain bisa berupa kisah kesuksesan dan kegagalannya. Misalnya, Anda mengetahui kisah kesuksesan Shomoney dalam memperoleh penghasilan ratusan ribu dolar dari Google Adsense. Daripada Anda menyimpannya sendiri, lebih baik Anda menuliskannya dalam sebuah postingan sehingga pembaca Anda mengetahuinya.
4. Studi Kasus
Studi kasus ini berupa hasil eksperimen yang Anda lakukan. Sebagai contoh, sebulan  Anda membuat 10 postingan bertipe lendir. Sebulan kemudian, Anda membuat 10 postingan berjenis humor. Apa dampak perubahan topik ini terhadap trafik blog Anda? Apakah menurunkan atau malah meningkatkan trafik? Apapun hasilnya, Anda bisa membuatnya menjadi sebuah postingan yang memberikan wawasan baru bagi yang membacanya.
5. Autobiografi
Autobiografi adalah kisah perjalanan yang Anda tulis sendiri. Misalnya, Anda telah menggeluti dunia afiliasi selama 5 tahun. Nah, Anda bisa membuat postingan yang menceritakan pengalaman Anda dalam kurun waktu tersebut, mulai bagaimana Anda mengenal afiliasi sampai ke situasi Anda sekarang.
6. Biografi
Tentukan beberapa tokoh favorit yang sesuai dengan topik ngeblog Anda. Lalu ceritakan riwayat singkat tokoh tersebut sehingga pembaca blog Anda bisa belajar dari kesuksesan tokoh tersebut.
7. Kisah pembaca
Tanya atau wawancarai pembaca blog Anda mengenai suatu topik. Selain bermanfaat bagi pembaca lain, hal ini akan membangun jaringan atau persahabatan yang hangat di antara Anda dan pembaca yang diwawancarai. Sampai saat ini, saya sudah mewawancarai lebih dari 10 blogger. Tentunya, Anda juga bisa melakukannya, bukan?
Itulah 7 kisah yang bisa Anda tulis di blog Anda. Jika Anda mengetahui selain ketujuh jenis kisah di atas, silakan bagikan di bagian komentar. Saya dengan senang hati menerimanya.

0 komentar:

Dí lo que piensas...